Semua kisah tentu ada akhirnya. Ada yang berakhir dengan bahagia,
tetapi banyak juga yang berakhir dengan kesedihan, bahkan tragis. Kalau kita diminta untuk memilih, pasti kita akan memilih kisah yang berakhir
dengan kebahagian, apalagi kalau itu kisah hidup kita sendiri. Ada sebuah
candaan bahwa kalau kita bisa mengalami masa kecil yang indah, masa
muda yang nikmat dan bahagia, lalu di masa tua tinggal menikmati
kekayaan dan menunggu masuk surga. hahaha..tentu ini tidak realistis.
Ketika kita nantinya meninggalkan dunia ini, apakah yang kita inginkan
agar diingat orang-orang mengenai kita? apakah Keberhasilan atau kegagalan
kita? Apakah perjalanan hidup dan iman yang telah kita perjuangkan
bisa menjadi teladan bagi orang-orang yang kita tinggalkan? Kiranya
bukan sekadar akhir bahagia yang kita inginkan terjadi di hidup
kita, melainkan hidup yang telah selesai melaksanakan rancangan
Allah bagi kita. Bahwa melalui hidup kita, banyak orang dapat
merasakan kasih Tuhan.Melalui hidup kita, nama Kristus dimuliakan. sehingga kita bisa dikatakan terberkati dan dapat menjadi berkat untuk orang lain..
“HIDUP YANG SUKSES BUKAN SEKADAR MEMENUHI CITA-CITA PRIBADI
MELAINKAN JUGA MEMENUHI CITA-CITA TUHAN MENCIPTAKAN KITA”
Itulah hasil perenunganku hari ini..bagaimana dengan perenungan kalian?